BUAH DARI SEBUAH KESABARAN

Alkisah bermula dari seorang anak yang bernama sandi ,dia lahir dari keluarga yang kekurangan bapaknya yang bernama jony hanya bekerja sebagai kondektur angkot, dan ibunya bernama ipah hanya bekerja sebagai pengembala kambing yang dimana kambing tersebut bukan miliknya melinkan milik tetangganya yang menitipkan kambing kepadanya untuk di pelihara sampai bertumbuh besar, hasil jeripayah kedua orang tua sandi belum mencukupi biaya kehidupan sehari harinya termasuk biaya sekolah sandi ,dengan kesabarannya sandi membantu biaya kehidupan keluarganya dan biaya pendidikannya dengan berdagang gorengan disekolahnya, tak seperti anak yang lainnya yang sibuk dengan bermain bersama teman temannya dan juga sibuk dengan androidnya, sepulang sekolah sandi menjual dagangannya berkeliling kampung, tak jarang sandi selalu di cemo'oh oleh teman seangkatannya baik ketika berdagang disekolah maupun berkeliling kampung. 
Suatu hari sandi yang sedang berdangan bertemu dengan temannya :
teman sandi:"hey sandi apakah kamu tak bosan setiap hari berdagang?"
sandi           :"saya tak pernah bosan, demi membantu kedua orang tua ku, dan menggapai masa                                depanku." jawab sandi
teman sandi:"alah dasar tukang gorengan." sambil mencemo'oh sandi
Dalam keadaan seperti itu sandi terus bersabar dan selalu bersabar, dan pada suatu hari sandi mendapat kabar yang sanagat mengejutkan dimana ayah sandi meninggal dunia hati sandi sangat bersedih dengan kabar tersebut.
  • Setelah kepergian ayahnya sandi hidup berdua dengan ibunya, hari ke hari,a bulan ke bulan, tahun ke tahun pun berlalu sandi yang kini menginjak kelas 3 SMA dan akan melaksanakan ujian nasional, hari ujian pun tiba sandi yang rajin belajar siap mengikuti ujian nasional tersebut. setelah ujian nasional usai sandi mengikuti test untuk masuk ke perguruan tinggi, usahanya tak sia sia sandi berhasil masuk keperguruan tinggi negeri, namun kendala biaya menjadi penghalang sandi untuk dapat masuk ke perguruan tinggi tersebut, namun sandi tak putus asa sandi mencari pekerjaan dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut setelah berminggu minggu hasil jerih payahnya tak sia sia dia mendapatkan uang yang cukup untuk biaya kuliahnya, setelah itu sandi daftar kembali ke perguruan tinggi negeri tersebut, hasil dari kesabarannya tersebut tak mensia siakannya. sandi masuk fakultas yang sesuai dengan apa yang iya cita citakan yaitu fakultas ekonomi karna cita cita seorang sandi menjadi pengusaha yang jujur dan bermartabat.
setelah lulus kuliah sandi membuka usaha dengan membuka sebuah restoran, awalnya restoran tersebut sepi pembeli namun dengan kesabarannya sandi terus mempromosikan menu yang terdapat di restorannya, usahnya tak sia sia dari yang awalnya sepi pembeli kini menjadi ramai pengunjung/pembeli, dari tahun ke tahun usahanya tersebut terus maju dengan pesat, kesuksesannya tersebut tak menjadikan seorang sandi menjadi sombong, sandi selalu bersyukur kepada ALLAH SWT karena berkat dia usaha sandi berjalan dengan lancar.
Kini kehidupan sandi dan ibunya lebih bahagia dibandinng kehidupannya yang dahulu.
 akhirnya kehidupan keduanya bahagia
Pesan dari cerpen diatas: jangan lah putus asa menjalani kehidupan jika kehidupan tersebut terasa pait maka jalani kehidupan dengan penuh kesabaran, ingat buah dari sebuah kesabaran tidak akan mengecewakan kita 

"SELESAI"

Komentar